3 Cara Meningkatkan Open Rate Email Marketing Dengan cepat

cara meningkatkan open rate

Meningtkatkan open rate, 3 kata yang wajib selalu ada di pikiran para email marketer seperti kita

Karena penjualan yang merupakan darah dari bisnis kita sangat tergantung pada open rate dari email yang kita kirimkan ke email list kita.

Tidak peduli itu email informasi mengenai diskon, produk baru, sharing, bahkan hanya sekedar doapun, jika tidak dibuka oleh audience kita maka isinya tidak akan berguna.

Email tidak dibuka artinya tidak ada interaksi, tanpa interaksi tentu tidak akan ada transaksi.

Memang kadang menyesakan, kita sudah berpikir lama untuk menulis sebuah email, namun hanya beberapa persen saja orang yang membuka email kita.

Dalam postingan ini saya akan sedikit memberi tips kepada anda bagaimana cara meningkatkan open rate,

Secara garis besar untuk memperoleh open rate yang tinggi, setidak kita harus mempunyai 3 hal ini dalam email kita.

  1. Subject email yang menarik
  2. Dikirim pada waktu yang tepat
  3. Brand yang kuat

Oke, mari kita bahas satu persatu

subject email yang menarik

Seperti apa sih subjek email yang menarik?, dalam artian menarik audience kita untuk membuka email yang kita kirim.

Berikut 5 jenis subject yang umumnya memancing orang untuk membuka email kita.

#1.Subject dengan mencantumkan nama

Kata yang paling indah di dunia ini adalah “nama kita sendiri”, setuju?

Karena itulah subjek dengan mencantumkan nama penerima akan meningkatkan open rate kita.

Saya sendiri akan lebih suka menerima email dengan subjek “Hey eka”, dibanding dengan “pelanggan yang terhormat”, walaupun mungkin isi dari email sama-sama email promosi.

Nama juga memberikan personal touch pada email kita, berdasarkan data dari The Adestra / IDM State of Digital Personalization, email yang berbau personal lebih meningkatkan open rate,

cara meningkatkan open rate

#2.Subjek dengan urgensi

Maksud saya, subjek yang mengandung kata-kata yang urgen akan lebih memancing orang untuk membukanya.

Sebagai contoh “6 jam lagi diskon ditutup, hanya hari ini, khusus 25 pendaftar pertama dll.”

Batasan waktu akan membuat orang action fast, supaya tidak ketinggalan penawaran kita.

#3.Subjek yang mengandung informasi terbaru

Siapa sih yang tidak suka “tahu sesuatu”, sudah menjadi sifat alami kita untuk selalu ingin tahu apa yang sedang terjadi.

Entah itu soal negara, ekonomi, tetangga, apapun itu, asalkan memberikan sebuah informasi terbaru umunya orang akan suka untuk membacanya.

Tentu saja, informasi tidak boleh asal informasi namun harus bisa dipertanggungjawabkan dan paling penting harus sesuai dengan audience kita.

Contoh, jika ada yang mengirim ke saya tentang sesuatu yang berbau ilmu marketing maka saya akan lebih respon untuk segera membuka email tersebut. Entah itu tentang SEO, Alghorithma facebook, email marketing dll.

Walaupun pada akhirnya akan ada promosi software atau ecourse, namun saya tidak pernah kapok untuk membukanya.

Saya rasa anda juga seperti itu, dan tentu audience anda juga seperti itu.

 

#4.Subjek yang memancing rasa penasaran

Salah satu trik bisa dicoba adalah dengan menggunakan kata-kata yang memancfing rasa penasaran audience kita. Contoh “ternyata ini rahasia open rates tinggi, 12.000 rbu orang sudah menggunakan ini, ada yang spesial di rabu ini” dll.

Coba kita bandingkan, semisal kita menawarkan diskon dengan subjek “45% off untuk anda”, mereka akan langsung asumsi jika isi email ini adalah promosi, padahal sih “iya”, hee

Jika mereka sedang tidak tertarik untuk membeli sesuatu, tentu email kita akan diabaikan.

Padahal mungkin dengan teknik copywriting kita, si audience akan luluh hatinya dan membeli produk kita. Namun karena tidak membuka email, copywriting jadi sia-sia.

Bagaimana jika kita ganti, “Ini lho kabar baik nan spesial di bulan maret”, tentu orang akan lebih terpancing untuk membuka email kita.

#5.Subjek dengan kata “Free”

“Gratis, Ebook 7 langkah sukses”, “Free software untuk anda”, dll

Subjek-subjek seperti ini cenderung akan memancing orang untuk membukanya,

Tapi kan mas, kalau gratisan terus kapan kita jualannya?

Yaa..ini salah satu resikonya, saat kita memberikan sesutau yang gratis kita tidak mendapat profit apa-apa.

Namun itu bisa diakali, kitab bisa menyisipkan penawaran kita di ebook kita, di akhir email atau konten gratisan tersebut merupakan konten edukasi pasar sebelum kita mengirimkan email promosi dikemudian hari.

Waktu yang tepat untuk mengirim email

Pesan yang tepat di waktu yang tepat, itulah salah satu kunci open rate yang tinggi.

Pada dasarnya, cara untuk mengetahui kapan hari yang tepat untuk mengirim email adalah dengan kita test sendiri.

Karena karakteristik orang-orang dalam email list kita tentu berbeda-beda, namun ada bebarapa study yang mungkin dapat memberi insight untuk anda.

Berdasarkan data dari mailchimp, waktu yang terbaik untuk mengirim email adalah pada hari senin. Email yang dikirim pada hari sabtu atau minggu cenderung memiliki open rate yang rendah.

cara meningkatkan open rate

Sedangkan Getrespond, memberikan data bahwa email yang paling banyak dibuka dalah pada hari selasa. Email pada hari sabtu atau minggu juga cenderung memili open rate yang rendah

cara meningkatkan open rate

Brand yang kuat

Email dari orang dengan dengan brand yang kuat akan cenderung lebih memancing untuk dibuka, setuju?

Sederhana saja, bayangkan jika anda mendapat email dari saya dan dewa eka prayoga, mana kemungkinan yang lebih dibuka lebih dulu.

Saya rasa email kang Dewa yang di buka dulu, kenapa?

Tentu karena beliau sudah punya brand yang kuat pada dirinya.

Lalu bagaimana supaya kita mempunyai brand yang kuat pada diri kita,

Silahkan anda ikuti 3 langkah sederhana berikut,

1.Tentukan dulu persona anda

Maksudnya anda ingin brand seperti apa yang melekat pada diri kita, apakah kita orang yang jago jualan, yang easy going dll.

2.Berikan value

Berukan sesuatu yang bernilai untuk audience kita, bisa salam bentuk sharing, ebook, ataupun produk yang bagus.

Dengan menjual produk yang bagus saja, sebenarnya kita sudah memberikan brand yang baik pada diri kita.

3.Konsisten

Konsistenlah dalam berbisnis, karena semakin lama anda menggeluti bisnis kita maka semakin banyak orang yang mengenal dan mengingat kita atau produk kita.

Sekian postingan saya kali ini, semoga bermanfaat.

 

Cara menjadi menjadi affiliate marketer

cara menjadi affiliate marketer

Ingin make money online dari affiliate marketing?

Jika anda masuk ke halaman ini dari pencarian google,  saya rasa anda punya keinginan untuk menjadi affiliate marketer

Barang kali anda sudah membaca banyak blog tentang affiliate marketing..

Banyak orang membuat iming-iming bahwa menjadi affiliate marketing itu enak,

Kita tidak perlu membuat produk, kita tidak perlu tanya jawab,  kita tidak perlu keluar modal dan kita tidak punya tanggung jawab After sales dll.

Menurut saya,  itu tidak sepenuhnya benar. Saya bilang tidak sepenuhnya lho.. Artinya ada benarnya juga

Oke,  mari kita luruskan

Affiliate marketing adalah sistem marketing dengan basis komisi, artinya kita cukup mempromosikan produk orang lain dan kita mendapatkan komisi jika terjadi penjualan

Namun pada prakteknya tidak sesederhana itu..

Ada beberapa mindset yang harus dipegang, antara lain.

1.Salah besar jika anda mengangap tidak perlu modal

Apa kita perlu modal..

Yaa.. Kita perlu modal

Sama seperti bisnis online lain kita perlu mendatangkan traffic untuk mendapatkan sales

Dan kenyataannya, semua sumber traffic pada dasarnya membutuhkan modal

Minimal kita harus mengeluarkan modal untuk sewa hosting dan domain.. Setuju

Kita juga harus mempersiapkan dana untuk promosi, karena tidak ada pilihan lain selain beriklan dengan iklan berbayar seperti facebook ads untuk dapat mendatangkan traffic dengan cepat

Itu belum termasuk modal yang kita keluarkan untuk konten marketingnya

Jadi sebelum jauh-jauh masuk ke teknis affiliate marketing, mindset bisnis harus kita tanamkan

Ingin berbisnis, sudah pasti perlu modal

2.Salah jika anda menganggap tidak perlu punya produk sendiri

Ya, kita memang mempromosikan produk orang lain. Namun kenyataannya para Affiliate marketer sukses tetap create produk sendiri.

Entah itu produksi sendiri atau membeli, mereka selalu punya produk sendiri yang mereka jadikan bonus untuk customernya

So, mindset kedua adalah kita tetap perlu create produk sendiri

Nah, setelah dari tadi bicara mindset

Mari kita lanjut ke teknik menjadi seorang afiliate marketer

 

Berikut hal-hal yang harus kita lakukan untuk menjadi affiliate yang handal

  1. Memilih produk yang dipromosikan
  2. Mendatangkan traffic
  3. Membangun email list
  4. Membuat bonus
  5. Memperluas kolam

Mari kita bahas satu persatu

#1. Memilih produk untuk dipromosikan

Sebelum kita bisa memilih produk yang pantas untuk di promosikan tentu kita harus tahu dimana kita bisa memilih produk tersebut.

Ada 3 tempat yang saya rekomendasikan untuk menemukan produk

  1. Rilis.Co.Id
  2. Ratakan. Com
  3. Idaff

Lalu apa beda ketiga tempat tersebut,

1.Rilis. Co. Id

Di rilis. Co. Id kita bisa menjumpai produk-produk yang menurut saya sangat premium.

Produk-produk di sini dilauncing oleh vendor-vendor yang namanya sudah banyak dikenal di dunia produk digital

Bagus dong rilis. Co. Id? Produknya premium semua

Yaa… Jika dilihat kualitas produk memang bagus

Tapi..

Ada tapinya..

Pemain di rilis.Co.Id adalah para super affilite

Para affiliate marketer dengan email list besar, iklan facebook yang massive dan bonus yang super menggiurkan

Semua bermain di sini.

So, butuh persiapan sangat matang jika ingin bersaing di sini

Produk-produk digital yang fenomenal semua dilauncing di sini

2.Ratakan. Com

Untuk di ratakan. com menurut saya persaingan tidak sepanas di rilis. Co. Id

Kenapa saya bilang begitu?

Karena saya jarang mendapat email promosi dari para mastah yang mempromosikan produk di ratakan.

Apa produk di ratakan jelek?

Tentu tidak, saya juga termasuk pelanggan ratakan

Ratakan. Com menurut saya cocok untuk kita yang pemula

Pertama tingkat persaingan yang tidak super ketat.

Kedua, ratakan juga konsisten mempromosikan produk-produk di email listnya

Ini peluang, sehingga kita terbantu untuk mengenalkan produk pada pasar

3.Idaff

Idaff hampir sama dengan ratakan, cuma beda tempat saja

Jadi mungkin tidak perlu saya jelaskan panjang lebar

Silahkan kunjungi ketiga tempat tersebut dan pilih produk yang sesuai dengan minat anda.

Setelah kunjungi tempatnya lalu apa?

Tentu kita harus produknya, lebih bagus lagi jika tidak hanya melihat namun membeli produk yang akan kita promosikan.

Nah, dengan membelinya kita bisa mersakan sendiri bagaimana manfaat produk tersebut dan memberi penilaian apakah produk ini cocok dengan audience saya?

#2. Mendatangkan traffic

Traffic merupakan makanan pokok bagi bisnis online,  begitu juga menjadi seorang affiliate marketer

Kita wajib sekali mendatangkan traffic dengan jumlah yang banyak dan tertarget tentunya

Karena pada dasarnya tugas seorang affiliate adalah mendatangkan traffic

Sekarang kita tinggal pilih

Mau mendatangkan traffic dari mana

Apakah kita akan mengeluarkan investasi yang besar untuk beriklan dengan facebook ads

Atau menggunakan sumber traffic lain

#3.  Membangun email list

Why harus email list?

Kenapa tidak channel pemasaran lain

Permasalahannya produk affiliate jarang berbentuk produk yang repeat order

Beda dengan produk umum seperti gas, beras, minyak, bensin dan produk-produk yang dicari orang bahkan tanpa perlu kita promosi.

Kunci dari mendatangkan sales adalah promosi bukan?

Bayangkan jika kita bergantung di facebook ads

Setiap ada produk baru kita harus mengeluarkan biaya lagi untuk promosi.

Beda halnya jika kita punya email list yang banyak, setiap kali ingin promosi kita tinggal broadcast ke email list kita.

Selain itu dengan promosi menggunakan email marketing kita tidak terikat dengan aturan pihak ketiga terkait cara promosi kita

#4.Membuat bonus

Bonus ini tidak wajib namun perlu,

Bonus merupakan satu dari sekian banyak alasan seseorang mau membeli dari link affiliate kita

Silahkan cek sendiri, promo para mastah affiliate

Bonus yang ditawarkan pasti tidak tanggung-tanggung

Bahkan ada yang meminta kita untuk request bonus sesuka kita

Masalahnya bagaimana cara kita menyiapkan bonus untuk calon buyer kita

Ada 3 cara yang bisa dilakukan

1.Membuat sendiri

Bagi anda yang mempunyai keahlian tertentu, silahkan untuk membuat sendiri

Mungkin anda bisa membuat ebook yang bagus,  template video dll

2.Membeli produk plr

Kita juga bisa membeli produk dengan lisensi plr.  Umumnya vendor produk plr mengijinkan kita untuk menjadikan produknya sebagai bonus affiliate

Namun cek lagi lisensinya

Jangan sampai kita melanggar lisensi yang ada

3.Membeli produk dari affiliate lain

Tidak jarang para super affiliate menyediakan bonus berupa produk whitelabel atau plr.

Nah kita bisa beli dari link affiliate beliau dan menggunakannya sebagai bonus kita.

#5.Memperluas kolam

Salah satu kelemahan dari sistem affiliate marketing adalah kita memberikan pelanggan kita ke vendor

Maksud saya begini

Contoh kita promosikan produk dari vendor A melalui email marketing

Ketika ada salah satu orang dari email list kita membeli produk tersebut

Maka si pembeli akan memberikan data berupa email ke vendor

Dan kebanyakan vendor adalah affiliate marketer juga

Artinya pembeli tadi bisa juga mendapat email promosi yang sama saat kita dan si vendor (yang menjadi affiliate) mempromosikan produk yang sama

Jadi kita harus terus memperluas email list kita

Gimana? masih mau jadi affiliate marketer?

Semangat yaa

 

 

 

 

Cara berbisnis produk PLR

Cara berbisnis produk PLR

Ingin make money online dari produk plr?

Salah satu cara paling efesien dalam make money online adalah dengan menggunakan produk plr

Bagaimana tidak, kita tidak perlu membuat produk sendiri bahkan kita bisa membranding produk orang lain dengan lisensi plr menjadi brand kita sendiri.

Tidak butuh skill apa-apa untuk create sebuah produk, kita hanya tinggal beli dan klaim sebagai produk kita. Terlebih lagi, umumnya vendor produk PLR juga sudah memberikan juga hal-hal yang kita butuhkan untuk menjualnya seperti alat promosi, lead magnet, sales page dan lain-lain.

Sekilas memang menggiurkan, namun kenyataanya di lapangan belum tentu semudah itu lho

Untuk itu dalam postingan kali ini ekanurmanto.com akan membahas tuntas tentang produk PLR

Dalam postingan ini akan di bahas

1.Apa itu PLR?

2.Dimana kita bisa mendapatkan produk PLR

3.Tool yang dibutuhkan untuk menjual produk PLR

4.Mencustomize produk plr

Oke, masih tertarik untuk lanjut membaca? Semoga masih semangat yaa..

Mari kita jabarkan satu persatu

 

1.Apa itu produk PLR?

PLR adalah kepanjangan dari Private Label Rights, maksudnya produk yang kita diberi kebebasan untuk mengubah dan mendistribusikan produk tersebut. Kita juga tidak perlu mencantumkan nama pemilik produk tersebut. Semua keuntungan yang kita peroleh juga 100% menjadi milik kita.

Contoh kita membeli course dengan lisensi PLR, maka kita diperbolehkan untuk menjual lagi produk tersebut dengan harga sesuai keinginan kita dan klaim bahwa produk tersebut adalah milik kita.

Dalam produk PLR, Vendor akan mencantumkan lisensi untuk acuan kita mana yang boleh dan tak boleh. Misal vendor mengijinkan kita untuk mengubah cover atau merek produk tersebut, boleh dijual lagi dengan harga sekian dan sebagainya.

Lalu apa bedanya dengan reseller, tentu beda,

Jika reseller kita hanya diperbolehkan menjual produk dengan brand mereka, tapi jika PLR umumnya kita bisa rebranding lagi sesuai keinginan kita.

Sebagai contoh, lihat lisensi produk PLR di bawah ini

cara bisnis produk PLR

 

Dalam lisensi tersebut, pemilik produk mengijinkan kita untuk


[YA] Bisa dijual
[YA] Dapat digunakan untuk penggunaan pribadi
[YA] Bisa dikemas dengan produk lain
[YA] Bisa memodifikasi / mengganti sales letter
[YA] Dapat memodifikasi / mengubah produk utama
[YA] Dapat memodifikasi / mengubah grafis dan ecover

Lisensi dari setiap vendor mungkin berbeda, jadi anda harus benar-benar membaca dan memahami lagi lisensi setiap produk yang anda beli.

Dengan adanya produk PLR kita sangat dimudahkan, contoh anda tidak bisa menulis ebook dengan baik dan juga tidak mahir berbahasa inggris. Anda tetap bisa mempunyai produk berupa ebook dengan bahasa inggris jika anda membeli ebook berbahasa inggris dengan lisensi PLR?

Bayangkan saja jika kita harus membuat ebook sendiri, kita perlu investasi waktu dan tenaga dan itupun belum tentu produknya bagus.

Bahkan sekalipun produk PLR kita penjualannya jeblok, kerugian kita tidak sebesar jika kira create produk sendiri. Dan jika penjualannya bagus, keuntungannya juga lebih besar dibandingkan kita create produk sendiri.

2.Dimana kita bisa mendapatkan produk PLR?

Oke, setelah mengetahui apa itu PLR, selanjutnya dimana kita bisa mendapatkan produk PLR tersebut.

Untuk tempat membeli produk PLR, saya yakin saat anda cari google akan banyak web yang menawarkan produk PLR. Tapi permasalahannya mana web yang menyediakan produk PLR dengan kualitas yang baik, dan masalhnya lagi kita tidak tahu kualitas produk tersebut sebelum kita membelinya.

Untuk itu, Kita harus cari cara untuk menebak apakah isi dari produk PLR yang mereka produksi berkualitas atau tidak.

Untuk menebaknya kita bisa masuk ke email listnya dengan mendownload giveawy dari si pemilik web. Dari content gratisan ini setidaknya kita bisa memiliki gambaran tentang bagaimana si pemilik produk membuat suatu content atau produk.

Jika kita berniat membeli ebook, maka gaya penulisan dalam ebook PLRnya tidak akan jauh berbeda dengan gaya penulisan di content freebienya.

Jika produk gratisannya saja terlihat sangat premium, tentu produk PLR yang mengharuskan kita membayar untuk mendapatkannya seharusnya terlihat super premium.

Lalu, dimana kita bisa mendapatkan produk PLR,..

Sialahkan kunjungi web-web berikut

1.http://unstoppableplr.com

2.http://listmagnets.com

3.http://plrsalesfunnels.com

4.http://hqplrstore.com

3.Tools yang dibutuhkan untuk berbisnis PLR

Setelah menemukan tempat membeli produk PLR dan membelinya, alalu diapakan?

Umumnya kita perlu rebranding cover supaya menjadi produk yang mewakili brand kita.

So, tool pertama yang harus kita punya adalah tool untuk membuat image cover yang bagus. Untuk melakukan pekrjaan ini anda dapat menggunakan tool gratis seperti canva

Dengan canva kita kita bisa edit image dengan hanya drag and drop saja, silahkan kunjungi canva.com.

Yang kedua kita butuh hosting dan domain untuk membuat produk kita online,

Anda bisa membeli di dewaweb atau penyedia layanan hosting lainnya.

Yah..perlu modal banyak dong,

tenang saja, kita bisa ambil paket paling murah, saat tulisan ini ditulis anda dapat punya domain sendiri hanya dengan kurang lebih Rp 82.000/bulan.

Yang ketiga kita butuh autoresponder, untuk apa?

Faktanya jarang sekali pembelian terjadi pada pandangan pertama, terlebih lagi produk PLR yang umumnya produk digital. Untuk itu kita perlu menggunakan autoresponder untuk melakukan follow up ke calon buyer kita.

4.Mencustomsize produk PLR

Mungkin saat ini anda mulai berpikir jika make money online dengan produki PLR akan menyenangkan, tidak masalah jika anda berpikir seperti itu karena pikiran positif selalu menghasilkan hal yang positif

Tapi,

Coba anda bayangkan, bukan hanya anda yang membeli produki PLR dan bukan hanya anda yang mencoba make money online dari PLR. Dengan kata lain, akan ada persaingan.

Untuk itu kita harus berkreativitas supaya produk PLR kita mempunyai nilai yang lebih menjual

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan, antara lain

  • Mengganti judul dengan judul yang lebih unik
  • Mengganti desain cover
  • Mengubahnya menjadi konten dengan bentuk lain, misal ebook menjadi audiobook
  • Menambahkan bonus
  • Menggabungkan dengan produk lain

Selain cara di atas, cara yang paling sering digunakan oleh para internet marketer adalah dengan menjadikannya bonus affiliate.

Setelah ke empat hal tersebut Done, lalu apa

Tentu saja kita harus promosikan produk tersebut, No promosi No transaksi

Kita Bisa gunakan facebook ads, social media, blog, email marketing atau apapun channel pemsaran yang anda kuasai.

Semoga sukses ya bisnis PLRnya.

 

Cara menjadi affiliate marketer di ratakan

Cara menjadi affiliate marketer di ratakan

“Cara menjadi affiliate di ratakan”, kalimat yang anda ketik di google ini menunjukkan jika anda orang tertarik untuk make money online.

Mungkin anda sudah banyak mendengar tentang orang yang menghasilkan uang dari ratakan.com

Tapi tunggu dulu,

Belum tentu anda cocok untuk menjadi affiliate di ratakan.

Ada beberapa hal yang harus anda ketahui dan miliki sebelum anda menjadi affiliate di ratakan

Untuk mendaftarnya sih mudah, namun uang tidak akan datang hanya dengan mendaftar saja.

Oke, setidaknya anda harus tahu 2 hal ini sebelum mulai mendaftar

  1. Jenis produk yang ada di ratakan
  2. Audience anda siapa?

Mari kita bahas satu persatu,

#1.Jenis produk yang ada di ratakan

Ratakan adalah marketplace produk digital, tentu produk yang ada di sana semua produk digital. Artinya tidak ada produk diratakan yang mempunyai bentuk fisik, semua hanya berbentuk file. Produk tersebut bisa berupa ebook, video, membership atau software.

Dan kebanyakan produk diiratakan adalah produk-produk untuk keperluan bisnis online. Software-software untuk keperluan affiliate, dropship, blogging dll adalah jenis produk yang umum dijual diratakan.

#2.Siapa audience anda?

Entah apapun yang dijual, penjualan akan datang setelah ada promosi? Setuju?

Pertanyaannya, kemana kita akan berpromosi?

Sebelum menjadi affiliate di ratakan sebaiknya anda sudah mempunyai audience yang tertarget dan sesuai dengan niche produk-produk diratakan.

Audience anda bisa berupa follower di IG, email list, pengunjung blog atau apapun itu yang jelas harus banyak dan tertarget.

Jika audience sudah siap, barulah saatnya anda mendaftar sebagai affiliate diratakan

Silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mendaftar,

1.Tentu langkah pertama adalah mengunjungi ratakan.com, jika belum belum berubah tampilan websitenya seperti ini

cara menjadi affiliate di ratakan

2.Buat akun diratakan jika anda belum punya, jika sudah tinggal login saja

cara menjadi affiliate di ratakan

3.Isi data diri yang diminta, pastikan gunakan email yang aktif dan password yang mudah anda ingat

cara menjadi affiliate di ratakan

5.Setelah terdaftar, silahkan pilih menu affiliasi dan klik alat promosi,

cara menjadi affilite di ratakan

6.Langkah selanjutnya adalah memilih produk mana yang akan anda promosikan dan mengambil link affiliatenya

cara menjadi affiliate marketer di ratakan

cara menjadi affiliate marketer di ratakan

Link affiliate tersebutlah yang anda promosikan ke audience anda,

Untuk promosinya, anda dapat menggunakan berbagai cara, tergantung dimana audience anda.

Semisal jika audience anda ada di facebook personal anda, anda bisa mempromosikan link tersebut dengan facebook status

cara menjadi affiliate marketer di ratakan

Sebagai contoh saya mempromosikan salah satu produk affiliate dengan facebook status. Link di akhir status facebook saya (lihat gambar di atas) adalah link affiliate yang saya bungkus dengan tinyurl.

Anda tinggal kunjungi tinyurl.com dan paste link affiliate anda, maka link affiliate anda akan berubah menjadi link yang lebih pendek dan lebih enak untuk di baca.

Atau jika anda punya adana yang cukup, anda bisa menggunakn facebook ads. Jika menggunakan facebook ads link affiliate tidak bisa dipromosikan secara langsung.

Karena kebijakan facebook yang tidak menerima link affiliate ini, maka kita harus membuat landing page sendiri.

Untuk membuat landing page, kita bisa gunakan tool gratis seperti elementor.

Silahkan buka dashboard wordpress anda, dan add new plugin

Silahkan cari dan install Elementor builder

Nah, mungkin cukup dulu artikel dari ekanurmanto.com, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.