Usaha untuk ibu rumah tangga yang punya anak kecil

5 Usaha untuk ibu rumah tangga yang punya anak kecil

Usaha untuk ibu rumah tangga yang punya anak kecil

Usaha untuk ibu rumah tangga yang punya anak kecil

Mungkin anda sedang bertanya-tanya, apa yaa usaha untuk ibu rumah tangga yang punya anak kecil? Yang tidak mengganggu aktivitas merawat si buah hati namun tetap ada hasilnya.

Walaupun anda sedang sibuk merawat buah hati anda, bukan berarti kesempatan untuk berbisnis tertutup. Masih sangat mungkin untuk menjalankan bisnis tanpa mengganggu aktivitas utama anda dengan si buah hati.

Ada banyak jenis usaha yang bisa anda pilih, dan anda bebas memilih yang mana saja. Namun, pastikan jenis usaha tersebut memenuhi beberapa kriteria berikut,

  • Tidak membutuhkan banyak waktu
  • Tidak tergantung tempat
  • Tingkat stress yang dihadapi harus rendah.

Jika anda menemukan jenis usaha yang sesuai dengan 3 kriteria di atas,langsung saja take action untuk menjalankan bisnis tersebut.

Selanjutnya, berikut beberapa peluang usaha untuk anda ibu rumah tangga yang punya anak kecil.

1.Dropshiper

Menjadi dropshiper bisa menjadi pilihan untuk anda. Karena dropship tidak menuntut anda untuk stok barang dan melakukan pengiriman.

Artinya aktivitasnya terbilang sangat minim. Karena yang anda perlukan hanya mempromosikan produk dari Supplier tertentu.

Dan kabar baiknya, marketplace seperti Tokopedia sangat bersahabat dengan para Dropshiper.

Kita sudah disediakan kolom khusus untuk menginformasikan bahwa kita membeli untuk dijual kembali alias dropship.

Untuk melakukan dropship, ada banyak cara yang bisa ditempuh antara lain

Marketplace ke instagram

Yang pertama adalah kita mempromosikan produk dari marketplace seperti Tokopedia ke akun Instagram kita.

Kita tinggal Download foto produk yang ada di Tokopedia dan memposting ke akun instagram kita. Dan saat ada yang beli, kita tinggal pesan di Tokopedia dan dikirim langsung ke alamat pembeli.

Marketplace ke Facebook dengan facebook ads

Jika di metode pertama, kita butuh follower yang cukup banyak agar bisa mendapatkan omzet yang lumayan. Dan tentu mendapatkan follower dalam jumlah besar butuh waktu yang tidak sebentar.

Namun dicara yang kedua ini, anda tidak membutuhkan follower. Yang anda perlukan adalah menyediakan budget untuk beriklan menggunakan Facebook ads.

Konsepnya adalah, kita memilih produk yang sekiranya sedang trend lalu kita iklankan menggunakan Facebook ads.

Cara ini cukup digemari oleh para dropshiper, karena hasilnya relatif lebih cepat. Dan bukan rahasia lagi jika para dropshiper mengambil untung hingga 100% dari harga asli.

Anda bisa menjual produk yang harganya 50rbuan dengan harga diatas 100rbu dengan facebook ads.

Karena dengan facebook ads kita bisa menargetkan iklan kita ke orang-orang yang mempunyai daya beli tinggi.

Marketplace ke marketplace

Cara selanjutnya adalah membuat toko online di marketplace. Dan selanjutnya mengupload produk dari toko lain di marketplace juga. Jadi saat ada yang beli, kita tinggal pesankan ke toko tersebut.

2.Membuka jasa Endorsement di Instagram

Menjadi dropshiper memang terlihat menyenangkan, kita tinggal promosikan foto produk tanpa harus stok barang dan mengurusi pengiriman. Namun jangan salah, terkadang kita butuh banyak waktu untuk menanggapi chat calon buyer.

Dan ini dapat mengurangi porsi waktu anda dengan buah hati anda. Jadi jika orderan sudah banyak, saya sarankan untuk merekrut customer service.

Oke, kita tinggalkan dulu masalah dropship dan kita beralih ke peluang usaha untuk ibu rumah tangga yang punya anak kecil yang kedua.

Membuka jasa Endorsement, ini adalah jenis usaha yang tidak akan terlalu menyita waktu anda.

“Ahh, saya kan bukan artis mas, follower saya dikit”.

Eitz.. Jangan salah, anda tidak perlu menjadi artis. Yang perlu anda miliki adalah postingan-postingan yang menarik dan follower yang banyak.

Sebagai contoh anda bisa membuat akun IG yang isinya adalah tips memasak. Anda bisa upload resep-resep masak dari google ke IG anda. Atau anda juga bisa cari video di youtube dan menguploadnya ke IG.

Dan untuk masalah follower, anda tidak perlu khawatir. Silahkan follow orang-orang yang kira-kira tertarik dengan konten anda. Jika memang konten anda menarik, kemungkinan besar akan follback.

3.Mengupload video ke youtube

Menjadi youtuber juga bisa menjadi pilihan. Karena kita bisa mendapatkan passive income dari Adsense.

Dan kabar baiknya, ini bisa sama sekali tidak mengganggu waktu anda dengan si buah hati.

Anda bisa buat channel youtube seputar cara merawat anak. Jadi anda tinggal rekam saja aktivitas sehari-hari saat anda sedang merawat anak anda.

Selanjutnya, tinggal upload video tersebut ke youtube.

4.Menjual barang bekas ke media sosial

Coba tengok ke barang-barang yang digunakan anak anda.

Umur penggunaan barang tersebut relatif pendek kan. Baru 3 bulan beli baju, bulan depan sudah tidak ada yang muat, baru tiga bulan lalu beli sepatu, sekarang sudah tidak muat, dan sebagainya.

Nah, daripada dibuang. Kita bisa jual barang tersebut dengan memanfaatkan media sosial.

Kita bisa buat akun instagram khusus untuk menjual barang tersebut. Tentu dengan catatan, kita juga harus rajin mencari follower tertaget yaa.

5.Membuat blog

Mungkin sekilas anda bepikir, “Ahh.. Mana ada waktu buat nulis artikel”.

Yaa, anda benar. Perlu banyak waktu untuk membuat artikel di blog. Kecuali jika kita tidak membuat artikel tersebut seorang diri alias menggunakan jasa orang lain.

Dan di internet, banyak sekali orang yang menawarkan jasa penulis artikel untuk blog. Tentu ini peluang untuk mempunyai passive income. Baca juga Inilah 5 Bisnis online tanpa modal hasil melimpah

Karena kita tidak perlu kerja, yang kita perlukan adalah menginvestasikan sejumlah uang untuk membeli artikel. Dengan begitu, waktu bersama buah hati kita tidak akan terganggu.

Nah, demikianlah 5 Usaha untuk ibu rumah tangga yang punya anak kecil. Bunda pilih yang mana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *